Mengenal Seluk Beluk Asuransi Kesehatan

penjelasan apa itu bentuk dan macam Mengenal seluk beluk contoh asuransi kesehatan.Tips Cara memilih produk asuransi. Setiap orang tentu ingin sehat. Tetapi Bagaimana sikap kita tiba-tiba jatuh sakit? Jalan keluar terbaik sudah harus disiapkan. Jawabannya adalah dengan memiliki asuransi kesehatan.Mungkin kita sedang kebingungan saat anak kedua yang berusia 9 tahun didiagnosis terkena penyakit demam berdarah dan harus cepat-cepat dirawat di rumah sakit. pastinya kita jadi kepikiran terus. Bukannya tidak mau membawa sang anak ke rumah sakit tetapi dari mana biayanya?Sementara Tahun ini pengeluaran terbilang cukup banyak. Anak sulung masuk SMP sementara si bungsu masuk SD. Selain itu untuk urusan kesehatan selama ini mereka mengandalkan asuransi yang disediakan mungkin dari kantor. Asuransi tersebut menyediakan pertanggungan atas diri yang bersangkutan(orang yang kerja dikantor tersebut.). Namun bagaimana jika baru-baru ini jika mengundurkan diri dari kantor saat ini dan masih mencari pekerjaan baru. sementara keluarga tidak memiliki asuransi pribadi yang bisa dimanfaatkan.




Bentuk-bentuk asuransi kesehatan

Anda pasti setuju bahwa urusan kesehatan sangatlah penting. Anda pasti setuju bahwa urusan kesehatan sangatlah penting. beberapa Perencana keuangan dari lembaga financial check up ini mengatakan, urusan kesehatan menjadi salah satu prioritas kita. Tanpa kondisi kesehatan yang prima, kita jadi tidak bisa beraktivitas dengan optimal. Tetapi kadang-kadang sebaik apapun menjaga kondisi tubuh kita bisa saja jatuh sakit. Saat ini terjadi muncullah masalah yang kerap memusingkan banyak orang, yaitu masalah biaya. Ini mungkin sama seperti yang dialami anda. Kalau penyakitnya ringan dan penanganannya dengan rawat jalan, mungkin biayanya Tidak terlalu besar ya, tetapi Bagaimana jika kita atau anggota keluarga harus Di opname? Semakin lama dirawat tentu biayanya semakin besar. 


Apakah kita memiliki dana untuk itu? Biaya kesehatan di Indonesia masih tinggi bagi banyak kalangan. Proses menuju kesembuhan biasanya panjang dan memakan banyak biaya. Ada rawat inap pada rawat jalan, pembelian obat, dan lain-lain. Kalau seseorang harus Di opname selama 2 sampai 3 hari, Biaya yang keluar kira-kira sebanyak 10 juta rupiah sampai 20 juta rupiah. Entah karena diare demam berdarah tifus atau yang lainnya. Jadi pengeluarannya memang sangat tinggi. Disinilah peran asuransi kesehatan. Masalah biaya-biaya itu bisa teratasi. pada umumnya ada dua bentuk asuransi kesehatan, ya itu yang menanggung biaya rawat jalan dan rawat inap. Ya itu yang menanggung biaya rawat jalan dan rawat inap berikut adalah penjelasan ringkasan:

1 rawat jalan. Ciri-cirinya:
Disediakan perusahaan atau kantor.
Berbentuk asuransi kumpulan atau asuransi Group.
Tidak bisa dibeli perseorangan. Kalaupun ada perusahaan asuransi yang menjual produk untuk rawat jalan ini, biasanya preminya mahal. Perusahaan asuransi mengenakan biaya Tinggi karena harus menanggung segala resiko.


2 rawat inap. ciri-cirinya:
Ada yang disediakan kantor ada penyedia lain (Jamsostek dan Jamkesmas,BPJS)Jika diberi perseorangan. Namun karena sudah terbiasa disediakan kantor, banyak orang jadi tidak menyadari Apakah ia memerlukan asuransi tambahan atau tidak.


Asuransi tambahan adalah asuransi yang kita beli sendiri di luar yang sudah disediakan kantor. Dalam pandangan perlu atau tidaknya asuransi tambahan tergantung pada kebutuhan. Kantor menyediakan asuransi yang minimum atau sesuai standar yang mereka buat. Belum tentu asuransi itu mencukupi kebutuhan kita. Untuk rawat inap yang digunakan sebagai titik ukur adalah harga kamar. Sebagai contoh seorang manajer di sebuah perusahaan diberikan fasilitas kamar kelas 1 yang ditempati dua orang atau kelas 2 yang ditempati 4 orang. 


Pertanyaannya adalah Apakah si manajer mau dirawat di kamar kelas itu? Nikah jika asuransi dari kantor hanya menanggung biaya kamar sebesar Rp500.000 dan kita ingin dirawat di kamar VIP seharga satu juta, berarti kita harus menanggung selisihnya. Asuransi tambahan bisa menutup selisih tersebut. 

Untuk rawat inap sistemnya ada dua yaitu:

  • Reimbersed(uang diganti). Jumlah preminya relatif lebih murah. Tetapi prosedur pengajuan klaimnya lebih rumit. Ada serangkaian dokumen yang harus disertakan.
  • Kartu. Preminya lebih mahal daripada reimbersed, bisa sampai dua kali lipatnya. Tetapi sistem ini lebih praktis karena kita tidak perlu membawa uang dalam jumlah banyak. Tinggal gesek.

Mayoritas asuransi yang disediakan perusahaan mencakup biaya kesehatan karyawan dan keluarganya. Apabila yang bekerja di perusahaan tersebut adalah suami yang juga turut mendapatkan pertanggungan adalah istri yang adalah ibu rumah tangga (tidak bekerja secara formal-red) dan dua orang anak.

Biaya kesehatan istri ditanggung terus sama suami masih bekerja sementara biaya kesehatan anak disediakan hingga mereka berusia 18 tahun. Jika suami dan istri sama-sama bekerja formal, mereka mendapatkan asuransi sendiri dari kantor masing-masing. Pertanggungan untuk anak bisa ditentukan kemudian, Apakah dari kantor istri atau suami. Tidak bisa dari dua-duanya. Premi asuransi biasanya dibayarkan perbulan selama setahun. Namun pengelolaan di akhir tahun bisa berbeda-beda. Ada perusahaan asuransi yang:


  • Memberlakukan sistem hangus, apabila dalam jangka 1 tahun kliennya ini tidak menggunakan layanan asuransi, uang yang disetorkan dianggap hangus. Di tahun berikutnya, perhitungannya dimulai dari nol lagi.
  • Mengembalikan premium di akhir tahun kepada klien.
  • Tidak mengembalikan premi di akhir tahun tetapi memberikan no-claim bonus. No claim bonus berupa diskon pembayaran premi di tahun berikutnya.
  • Mengakumulasi jumlah premi untuk digunakan di tahun berikutnya.

Tips Cara memilih produk asuransi

Apakah anda memiliki asuransi? Jika belum atau ingin mempunyai asuransi tambahan ada hal-hal yang perlu anda perhatikan yaitu:


1 ketahui terlebih dahulu kebutuhan. Kita merasa besarnya tanggungan yang disediakan asuransi saat ini sudah cukup Iya sudah. Tapi kalau tidak Silakan cari asuransi tambahan. Induk jadikan acuan adalah harga kamar. Sebaiknya Anda menambah selisihnya saja. Kalau asuransi tambahannya lebih tinggi daripada jumlah selisih itu, uang lebihnya tidak akan dikembalikan.


2.Bandingkan manfaat produk yang ditawarkan Setiap perusahaan asuransi.
Berapa kali kunjungan dokter yang kita dapatkan? Berapa harga kamarnya? Berapa batas pembelian untuk obat? Berapa biaya operasi besar? Tanyakanlah semuanya kepada sang agen asuransi hingga mendapatkan pemahaman yang menyeluruh. Ada buku pedoman yang bisa anda baca dan perhatikan aturan mainnya soal klaim. Ada perusahaan asuransi si yang:


  • Membebaskan frekuensi pengajuan klaim (unlimited). klien bisa bolak-balik menjalani perawatan di RS tapi jumlah plafonnya dibatasi. Misalnya maksimal dua ratus juta rupiah untuk jangka waktu 1 tahun.
  • Membebaskan frekuensi klien menjalani perawatan di RS. Namun jangka waktunya ditentukan misalnya maksimal Hanya dua minggu untuk setiap waktu perawatan. Namun jangka waktunya ditentukan misalnya maksimal Hanya dua minggu untuk setiap waktu perawatan
  • Membebaskan nilai atau besarnya tanggungan (unlimited). Boleh-boleh saja menjalani perawatan yang memakan biaya hingga Rp200 untuk sekali perawatan. Tetapi frekuensinya ditetapkan misalnya hanya boleh dirawat sebanyak 2 kali dalam setahun.

3 periksa kondisi kesehatan keluarga kita. Ada orang-orang yang kondisi kesehatannya tidak sebaik yang lainnya. Apabila itu terjadi pada kita atau keluarga kita harus mencari asuransi yang mengijinkan kita berkali-kali masuk RS. Tidak apa-apa manfaatnya kecil misalnya sekali masuk hanya ditanggung 30 juta rupiah dalam setahun frekuensinya tidak dibatasi. Karena sering sakit kita jadi harus sering di rawat inap. Dilain pihak ada juga orang-orang yang jarang Sakit mungkin hanya 2 kali saja dalam setahun. Kita bisa memilih asuransi yang manfaatnya besar jumlah tanggungan nya tidak terbatas tapi frekuensinya pertahun sedikit. Jadi kita harus mengetahui terlebih dahulu dengan pasti Seperti apa Kondisi keluarga kita. Setelah itu sesuaikanlah dengan manfaat yang hendak kita ambil.

4 jenis produk asuransi murni. Lebih baik kita menggunakan produk murni tanpa embel-embel apapun atau dengan prosedur rumit. Tidak usah yang campur-campur baik yang preminya kembali dengan no claim bonus maupun yang lainnya. Alasannya adalah karena dibalik produk surplus itu tersembunyi biaya biaya tambahan yang membuat jumlah total premi menjadi sangat tinggi. Hangus di akhir tahun karena preminya paling murah dan prosedurnya paling simpel. Iya keberatan jika ada orang orang yang merasa rugi atau Sayang jika preminya tidak habis digunakan dalam setahun dan hangus begitu saja. Kok tidak sakit dalam setahun dibilang rugi? Seharusnya malah bersyukur kepada Tuhan karena tetap sehat.


5 untuk layanan rawat inap pastikan asuransi yang akan kita beli tidak masuk daftar hitam RS langganan kita. Periksakan hal ini di bagian administrasi RS. Kita juga bisa menanyakan kepada pihak RS asuransi mana yang disukai. Lalu bandingkan asuransi yang mereka rekomendasikan. Dengan memilih asuransi yang disukai , klaim akan dilayani dengan cepat.


6 tanyakan kepada pihak asuransi mengenai mitra-mitra RS mereka.
Adakah yang dekat dengan kediaman kita? RS langganan kita termasuk dalamnya?


7 pertimbangkanlah kerumitan prosedur asuransi. Ini harus dilakukan apabila kita ingin memilih sistem reimbersed untuk rawat inap. Semakin mudah prosedurnya, semakin mahal preminya. Semakin ribet prosedurnya, semakin murah preminya.


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mengenal Seluk Beluk Asuransi Kesehatan"

Posting Komentar