Cara Menghadapi Anak Yang Suka Melawan

Cara Menghadapi Anak Yang Suka Melawan.Sikap Anak yang suka melawan atau membantah pasti membuat orang tua resah. Kadang emosi pun tak bisa ditahan lagi. Ingin tahu bagaimana mengatasinya? Berikut ulasannya.

Anak-anak memang sering melakukan hal-hal yang bagi orang tua merupakan bentuk perlawanan. Anak usia 1 sampai 3 tahun itu egosentris, Dipikir segala sesuatu disediakan untuk dirinya. Mereka juga sudah memiliki kehendak sendiri. Fase egosentris ini masih terus berlanjut sampai anak berusia 5 tahun. Mereka sudah paham orang tua akan merasa malu kalau anak menentang atau melawan di depan umum. Sikap melawan orang tua juga bisa terjadi karena temper tantrum.

Temper tantrum adalah letupan kemarahan anak yang sering terjadi saat anak menunjukkan Sikap penolakan. Perilaku ini diikuti dengan tingkah menangis berguling-guling di lantai menjerit melempar barang memukul menendang dan lain-lain. Orang tua harus menunjukkan otoritas. Tentu bukan dengan kekerasan tapi dengan memegang erat si anak dan minta dia untuk belajar menyampaikan keinginan dengan baik. Perlu diingat jangan mengabulkan permintaan anak hanya karena merasa malu dengan tangis atau teriakannya di depan umum.



Bentuk-bentuk perlawanan Anak 

Bentuk penolakan atau perlawanan bisa bermacam-macam. Berikut beberapa yang dilakukan anak.

  • Menolak tidur.Sebagian besar anak-anak memiliki kelebihan energi sehingga selalu bergerak dan tidak pernah merasa lelah. Meminta anak seperti ini untuk tidur merupakan perjuangan tersendiri bagi orang tua. Yang lebih sering terjadi saat disuruh tidur anak malah bermain-main. Misalnya meloncat loncat di kasur. Andai anak seperti itu majukan waktu tidurnya satu jam. Terapkan ritual tidur yang baik Misalnya cuci tangan tangan dan kaki sikat gigi berdoa atau bacaan cerita sambil dipeluk.
  • Tidak mau makan.Bentuk perlawanannya dengan cara mengemud atau menyemburkan makanan. Ada juga yang sangat pemilih. Untuk mensiasatinya sebelum memasak tanyakan dulu pada anak Makanan apa yang dia inginkan. Kemudian sambil makan Anda dapat bercerita seputar manfaat makanan. Misalnya katakan kalau sering makan sayuran badan menjadi sehat dan otak lebih cerdas lho. Kalau anak memegang atau memainkan makanan biarkan sebentar. Tapi pelan-pelan minta dia untuk mencoba memakan.
  • Melakukan aktivitas berbahaya. Aktivitas berbahaya yang dimaksud disini antara lain memanjat meja atau kaca nako, memainkan kabel listrik dengan mencolok colok ke lubang steker. Biasanya anak akan melawan kalau orang tuanya melarang dia melakukan hal hal itu. 

Solusi Mengatasi Anak Yang Suka Melawan

Meski melawan Anda harus tetap tegas. Katakan dengan jelas bahwa tindakan mereka berbahaya. Jelaskan juga apa bahayanya. Jelaskan juga apa bahayanya sampaikan dengan lembut dan gunakan bahasa yang mudah dipahami anak.

Hadapi tanpa emosi.

Tingkah anak yang membantah atau melawan tentu kerap membuat orang tua naik darah. Tapi perlu diingat untuk dapat mengontrol emosi anak orang tua harus bisa mengontrol emosi mereka terlebih dulu. Anda harus memberikan contoh yang baik agar ditiru anak. Berikut beberapa sikap yang disarankan pada orang tua saat menghadapi anak melawan:
Tetaplah bersikap tenang Jangan sampai terpancing emosi. Usahakan agar orang di sekitar juga bersikap demikian misalnya suami atau orang tua.

Setelah emosi anak menurun dekati perlahan. Peluklah erat dengan penuh kasih sayang agar anak merasa nyaman dan aman. Ketika sudah benang tanyakan dengan lembut mengapa dia melawan.
Sampaikan pada anak Bagaimana sikap yang baik dan positif. Jangan menyebutkan atau menyerahkannya. Satu hal yang perlu diingat Gunakan selalu bahasa yang lembut dan halus. Jangan mengumpat atau memarahi dengan bahasa kasar.

Setelah kejadian anak melawan itu berlalu Jangan diungkit-ungkit atau diingat-ingat terus. Anak bisa malu atau kesal. Anda juga tidak perlu memberikan hadiah dalam bentuk barang sebagai bentuk penghargaan karena dia sudah tidak melawan. Yang penting Beri cinta dan rasa aman. Sebenarnya orang tua dapat meminimalisasi munculnya sikap melawan dari anak. Caranya? Kenali betul kebiasaan-kebiasaan Buah Hati. Perhatikan Kapan emosi si anak muncul dan bagaimana ekspresi ketika bereaksi. Dari situ bisa diperkirakan sikap yang harus diambil.

Kalau anak selalu melawan saat sedang Lelah atau habis bermain jangan memintanya melakukan sesuatu pada saat seperti itu. Tentulah dia akan membantah atau melawan. Tapi tentu tidak setiap saat orang tua bisa menunggu mode anak. Oleh karena itu yang perlu selalu diingat Orang tua harus menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan buah hati. Buatlah mereka merasa aman dan nyaman. Dengan begitu anak-anak pasti akan lebih percaya dan mau mendengarkan omongan orang tua.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cara Menghadapi Anak Yang Suka Melawan"

Posting Komentar