Mengenal 6 Alarm Tubuh Yang Harus Anda Ketahui

Mengenal 6 Alarm Tubuh Yang Harus Anda Ketahui. Tubuh juga bisa bicara bila merasa ada yang tak beres ia akan memberikan sinyal agar kita melakukan perbaikan. Ingin tahu sinyal apa saja yang dimaksud? Simak ulasan berikut ini

1 menguap.

Biasanya menguap diidentikkan dengan tanda kantuk yang datang. Menguap adalah mekanisme tubuh untuk mengambil oksigen dari udara luar. Saat tubuh butuh tidur atau istirahat biasanya kadar oksigen di otak memang menurun. Untuk menambah oksigen itulah Biasanya kita menguap. Alarm tubuh ini sebaiknya tidak dianggap remeh. Selain tanda mengantuk dan kelelahan dalam beberapa penelitian menguap dikaitkan juga dengan berbagai penyakit yang cukup serius. Orang-orang yang memiliki penyakit saraf cenderung menguap lebih banyak daripada orang normal. Demikian pula dengan orang yang menderita darah rendah. Jika anda termasuk orang yang sering menguap tak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

2 mendengkur. 

Apakah Anda atau salah satu anggota keluarga tidurnya mendengkur? Jika Iya anda perlu Waspada. Orang yang mendengkur berisi ku menderita berbagai macam penyakit serius seperti penyakit jantung tekanan darah tinggi stroke kerusakan otak depresi diabetes hingga kematian. Perlu diketahui kebiasaan mendengkur tersebut juga merupakan ciri utama penyakit bernama sleep apnea(henti nafas saat tidur) henti nafas itu bisa terjadi selama 10 detik atau bahkan lebih dari 1 menit dan berulang-ulang sepanjang malam. Akibatnya tubuh kita terutama otak akan kekurangan oksigen. Kekurangan oksigen itulah yang menyebabkan tidur tidak nyenyak dan berbagai macam kerusakan di otak dan organ lain. Bahkan hal ini bisa berujung pada kematian jika terjadi dalam waktu yang cukup lama. Sleep apnea terjadi karena ada penyempitan pada jalan napas akibat struktur anatomi jalan nafas seperti bentuk rahang yang kecil membesarnya amandel besarnya pangkal lidah leher yang pendek tapi besar atau melunaknya langit-langit mulut. Jalan napas yang sempit itu kemudian di Sumatera oleh otot-otot nafas yang melemah saat tidur misalnya lidah yang jatuh ke belakang. Sumbatan itulah yang kemudian menghasilkan bunyi dengkuran.



3 sendawa. 

Setelah perut kenyang banyak orang yang bersendawa. Pilihan normal karena saat makan atau minum ada udara yang masuk ke dalam rongga perut. Untuk mengeluarkan udara yang menumpuk dan mengurangi rasa tidak nyaman di perut itulah kita biasanya bersendawa. Namun kadang sendawa bisa juga terjadi berulang kali saat perut sedang kosong. Bila hal itu terjadi dan disertai beberapa gejala gangguan kesehatan lain sebaiknya Anda Waspada. Kenapa? Karena kemungkinan hal itu menunjukkan beberapa gangguan pencernaan seperti:

  • Maag. Meningkatnya asam lambung membuat perut penderita maag terasa perih. Untuk mengurangi rasa tidak enak di perut seseorang akan cenderung lebih sering bersendawa. Selain sendawa biasanya gangguan ini diikuti dengan gejala mual atau muntah.
  • Dispepsia. Dalam bahasa Yunani dispepsia memiliki makna pencernaan yang jelek. Secara medis dispepsia merupakan kumpulan gejala yang mencerminkan gangguan saluran cerna. Biasanya rasa sakitnya terjadi pada perut bagian atas hingga dada. Gejala-gejalanya adalah sendawa mual muntah nyeri ulu hati merasa cepat kenyang Kurang nafsu makan.

4 kram. 

Karang juga sering kita alami. Biasanya terjadi saat kita berolahraga tanpa pemanasan. Tapi keren juga bisa datang saat tubuh kita rileks bahkan saat sedang tidur. Bahkan saat sedang tidur pada dasarnya kram terjadi karena adanya kontraksi otot yang tidak terkendali tanpa adanya rileksasi. Selain G olahraga kram juga muncul bila kita mengalami dehidrasi. Kurang mineral natrium menderita penyakit hati kronis rendahnya kadar Kalium dan magnesium kurangnya vitamin D mengalami gangguan hormon paratiroid serta kekurangan Kalium. Jika sering kram tiba-tiba atau saat menggeliatkan tubuh pada pagi hari tiba-tiba kaki mengalami kram bisa jadi Anda mengalami Salah satu hal di atas. Untuk mengatasinya, agar segera melakukan peregangan otot di bagian tubuh yang kram. Bisa juga dipijit atau dikompres dengan air hangat. Jika merasa hal itu terjadi karena dehidrasi segera minum dan ganti cairan tubuh. Kalau terjadi berulang dan susah hilang segera Periksa ke dokter untuk dicari penyebabnya dan dilakukan penanganan yang tepat.

5 kesemutan. 

Saat saraf atau pembuluh darah mengalami tekanan terlalu lama (misalnya duduk bersimpuh) seseorang akan mengalami kesemutan atau parestesia karena aliran darah tidak lancar. Setelah bagian tubuh tersebut digerakkan Tak lama kemudian kesemutan akan berangsur-angsur hilang. Meskipun umum terjadi kesemutan bisa jadi menunjukkan gejala penyakit serius. Kemungkinan ini semakin besar jika kesemutan yang dialami tidak mereka bahkan meluas ke bagian tubuh lainnya. Penyakit-penyakit yang dimaksud antara lain:

Diabetes melitus. (Kencing manis)
Proses kematian saraf pada saraf tepi (biasanya telapak kaki) penderita diabetes menyebabkan gejala kesemutan ini muncul di ujung jari. Biasanya disertai nyeri seperti ditusuk-tusuk terutama pada malam hari.

Rematik
Selain menimbulkan nyeri rematik saraf sendi yang terjepit juga menimbulkan rasa tebal dan kesemutan.

Radang sumsum tulang belakang
Penyakit akibat sitomegalovirus (CMV) ini membuat penderitanya kesulitan mengontrol buang air kecil dan biasa menyebabkan kelumpuhan. Kesemutan berawal dari ujung kaki Kemudian menyebar hingga sekitar pusar.

6 telinga berdenging

Di dalam telinga terdapat ribuan sel auditori yang permukaanya dilapisi oleh rambut-rambut yang bergerak sesuai tekanan dari gelombang suara. Gerakan itulah yang kemudian dikirim oleh sel-sel auditori ke otak yang kemudian diterjemahkan sebagai suara. Namun ada kalanya suara yang diterima Otak adalah suara denging yang bising. Gangguan itu sering disebut juga dengan tinnitus. Penyebabnya adalah patahnya rambut pada sel auditori yang membuat gerakan rambut tak terarah. Kerusakan rambut tersebut dipengaruhi banyak faktor seperti usia penggunaan obat kafein alkohol Citra pada kepala leher atau tulang-tulang di bagian tengah telinga yang kaku.

Selain rusaknya rambut dengan bisa disebabkan oleh banyaknya cairan di telinga infeksi yang berlubang nya gendang telinga. Namun bisa juga karena ada penyakit lain. Denging telinga bisa disebabkan penyakit lain seperti pengerasan pembuluh darah tekanan darah tinggi atau rendah diabetes tumor ataupun gangguan kelenjar tiroid. Gangguan telinga ini umumnya tidak berbahaya. Meskipun demikian tentu saja gangguan ini tidak boleh disepelekan agar tidak semakin parah. Anda bisa mencoba mengatasi sendiri yaitu dengan memasang kipas angin atau musik lembut dalam ruangan yang sepi. Jika tidak hilang atau semakin parah segera berkonsultasi pada dokter.oke

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mengenal 6 Alarm Tubuh Yang Harus Anda Ketahui"

Posting Komentar