Hal Yang Perlu Dilakukan Ketika Menderita Vertigo

Yang perlu dilakukan ketika menderita vertigo. Banyak orang penderita vertigo. Gangguan ini ditandai adanya pusing berlebihan disertai perasaan seolah-olah penderita bergerak atau berputar atau seolah-olah benda di sekitar penderita bergerak atau berputar. Hal ini bisa berlangsung beberapa menit sampai beberapa jam bahkan hari keluhan itu sangat mengganggu karena itu perlu segera diatasi.

Secara sederhana vertigo adalah rasa sensasi berputar. Penyakit ini menyerang seseorang akan merasa ruangan di sekelilingnya berputar atau tubuhnya sendiri yang terasa berputar meskipun dia sedang tidak bergerak. Orang awam akan menganggap vertigo sebagai pusing tujuh keliling. Vertigo terjadi karena adanya gangguan pada sistem keseimbangan tubuh. Berbagai faktor bisa menjadi pencetusnya seperti trauma serangan migrain tegangnya otot leher mabuk kendaraan infeksi di telinga tengah dan kurang lancarnya aliran darah ke otak.

Namun pada mulanya yang tidak diketahui penyebabnya sehingga membutuhkan penanganan dokter lebih lanjut. Gejala vertigo yang umumnya dialami penderita adalah rasa pusing yang berputar-putar mual dan muntah pandangan kabur dan Berkeringat dingin. di bahkan bisa membuat penderitanya tersungkur jatuh karena kehilangan keseimbangan hingga tidak sadarkan diri. Serangan vertigo berlangsung dalam hitungan waktu yang berbeda-beda bagi setiap penderitanya. Ada yang hanya beberapa menit beberapa jam tetapi ada yang dalam hitungan hari.



Sebaiknya penarikan mengetahui lamanya waktu terserang vertigo karena akan berguna untuk menentukan penyebabnya. Sebagai contoh vertigo yang berlangsung dalam hitungan menit biasanya merupakan benign paroxysmal positional vertigo yang terjadi karena pergerakan dan perubahan posisi kepala. di sementara vertigo yang terjadi selama berjam-jam umumnya disebabkan oleh infeksi telinga tengah.Penderita akan mendengar suara berdengung yang sangat mengganggu dan rasa adanya tekanan di telinga.

Dunia sekeliling terasa berputar

Vertigo bisa menyerang siapa saja baik perempuan maupun laki-laki dan tidak bisa ditentukan secara demografis namun banyak orang yang belum menyadari bahwa rasa pusing yang dideritanya adalah vertigo. Padahal gangguan ini tidak boleh dianggap remeh karena bisa saja menjadi gejala awal suatu penyakit yang lebih serius seperti stroke. Vertigo dapat dibagi menjadi dua jenis yakni vestibular dan non vestibular yang terjadi akibat kelainan pada sistem vestibular di telinga bagian dalam. Keluhan Vertigo ini biasanya diiringi dengan motion sickness atau mabuk bergerak seperti naik kendaraan. Penderita bisa mengalami mual bahkan muntah.

Juga adanya rasa pusing yang disertai adanya perasaan seolah dunia sekeliling berputar. Telinga dalam merupakan suatu struktur yang kompleks yang terdiri atas dua bagian utama yakni koklea atau rumah siput yang berfungsi sebagai pendengaran dan kanalis semisirkularis sebagai pengatur keseimbangan. Pada kanalis semisirkularis dapat tiga saluran yang berisi cairan dan setiap gerakan kepala menyebabkan cairan tersebut bergerak.

Selain itu terdapat pula sensor keseimbangan atau otolith untuk memonitor rotasi kepala. Otolith mengandung kristal dan sensitif terhadap pergerakan. Pada penderita vertigo kristal tersebut terlepas dan berpindah menuju kanalis semisirkularis terutama pada saat berbaring. Hal inilah yang membuat kepala akan terasa berputar ketika merubah posisi. Penyebab lepasnya kristal otolith diantaranya karena kecelakaan yang membuat kepala terbentur hingga menyebabkan trauma atau bisa juga karena infeksi di bagian telinga tengah. Sementara itu vertigo non vestibular di antaranya disebabkan karena gangguan aliran darah ke otak. Vertigo jenis ini menjadi gejala awal penyakit stroke. Biasanya selain mengalami vertigo penderita juga akan mengalami pandangan ganda cara menjadi cadel dan wajah kesemutan. Penderita vertigo non vestibular tidak mengalami rasa pusing yang berputar tetapi melayang seperti kehilangan keseimbangan.

Biasanya serangan vertigo pun berkelanjutan dan dipicu oleh gerakan objek visual. Situasi yang ramai dan keadaan lalu lintas yang padat juga sering menjadi faktor pencetusnya. Namun vertigo itu tanpa diiringi mual dan muntah. Selain itu ada pula gejala klinis lainnya yakni muncul nystagmus pada mata penderita. Nystagmus adalah gerakan mata dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah dengan cepat. Arah gerakan tersebut dapat membantu dokter dalam menegakkan diagnosis. Bila nistagmus semakin lama semakin menghilang diagnosis akan diarahkan ke vertigo vestibular. Sementara jika tidak menghilang dalam kurun waktu yang lama kemungkinan terjadi karena vertigo non vestibular. Nistagmus sendiri dapat dirangsang dengan menggerakkan kepala penderita secara tiba-tiba atau meneteskan air dingin ke dalam telinga.

Cara Menyiasati Vertigo

Vertigo dapat disembuhkan tetapi sewaktu-waktu dapat pula kamu lagi
Namun jangan selalu beranggapan jika vertigo adalah gejala awal stroke. Apalagi jika tidak ada faktor pencetus lain seperti gemar merokok dan hipertensi. Apalagi jika tidak ada faktor pencetus lain seperti gemar merokok dan hipertensi cara yang paling tepat untuk mengatasi vertigo adalah segera memeriksakan diri ke dokter ahli. Pemeriksaan akan dilakukan dengan melihat gejala klinis dan fisik secara umum seperti kepala telinga dan leher. Jika yang dirasakan adalah rasa pusing berputar-putar karena perubahan posisi dapat dilakukan terapi cara brand daroff.

Terapi ini adalah latihan posisi kepala dengan cara mengarahkan kepala ke kiri Dalam posisi duduk lalu menjatuhkan badan ke posisi kanan. Kemudian melakukan hal yang sama dengan arah dan posisi yang berlawanan. Lamanya latihan ini disesuaikan dengan kondisi penderita dan sebaiknya porsi latihan ditambah dari hari ke hari. Semakin sering melakukan latihan kemungkinan hilangnya vertigo pun akan semakin cepat. Namun jika rasa pusing berputar itu sangat hebat penyembuhan dapat dilakukan dengan memberikan obat. Tujuannya untuk menekan fungsi vestibular. Pemberian obat sebaiknya diiringi dengan terapi agar lebih efektif. Pemeriksaan tambahan yang seringkali direkomendasikan dokter adalah electronystagmography (pemeriksaan gerakan mata) computerized tomography scan(CAT scan)dan magnetik resonance imaging(MRIscan) hal ini terutama dilakukan saat ada gejala lain yang tidak biasa seperti wajah kebas dan bicara cadel.


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Hal Yang Perlu Dilakukan Ketika Menderita Vertigo"

Posting Komentar