Mudah ditiru! Laporan usaha layak bank

Memulai usaha tentu membutuhkan modal yang cukup. Untuk bisa mendapatkan pinjaman dari bank Anda harus punya performa bisnis yang baik. Salah satunya dengan membuat pembukuan. Ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

Pembukuan yang baik itu mencerminkan usaha yang tengah Anda jalani berjalan dengan baik pula. Pembukuan bisnis tak hanya berfungsi mencatat pemasukan dan pengeluaran tapi lebih dari itu. Dari pembukuan inilah Anda bisa mengembangkan bisnis dengan cara mengajukan pinjaman ke bank. Penggiat usaha kecil dan menengah (UKM)/usaha mikro kecil dan menengah. Banyak pengusaha pemula meremehkan pembukuan ini. Tak heran bila pencatatan tidak begitu diperhatikan, banyak orang yang memulai usaha dengan cara mengajukan pinjaman ke bank selalu ditolak. Pasalnya orang itu tidak menyiapkan performa yang layak.



Perlu diketahui Ketika seseorang mengajukan pinjaman ke bank di saat itu orang tersebut Tengah menjual bisnisnya. Bila usahanya menarik pasti bank akan memberikan pinjaman. Bila tidak tentu Bang akan pikir-pikir memberikan pinjaman. Logikanya untuk apa memberikan pinjaman Bila Nanti uangnya tidak balik ya kan? Agar performa bisnis Anda menarik saat mengajukan pinjaman ke bank perhatikan poin poin di bawah ini: agar performa bisnis Anda menarik saat mengajukan pinjaman ke bank perhatikan poin-poin di bawah ini

Pembukuan

Pembukuan berbagi menjadi tiga macam buku pemasukan buku pengeluaran dan buku arus kas. Buku pemasukan adalah pencatatan uang yang masuk selama anda melakukan usaha. Pencatatan harus dilakukan rutin yakni setiap hari dan dibuat menjadi laporan bulanan. Misalnya pada tanggal 1 Januari 2012 mendapatkan Anda berjualan adalah Rp 200ribu jumlah total itu dicatatkan ke buku pemasukan. Jumlah total itu dicatatkan ke buku pemasukan. Begitu pula untuk hari-hari berikutnya. Yang kedua buku pengeluaran. Sesuai namanya buku ini mencatat semua jenis pengeluaran anda ketika berbisnis. Jumlah itulah yang dicatat di buku pengeluaran.

Begitu pula untuk hari-hari berikutnya. Terakhir adalah buku arus kas. Buku ini mencatat pemasukan dan pengeluaran selama 1 bulan. Mudahnya begini buku arus kas merupakan buku gabungan antara buku pemasukan dan buku pengeluaran. Buku arus kas merupakan buku paling penting ketika anda mengajukan pinjaman ke bank. Dari buku inilah yang akan melihat Apakah bisnis kita untung atau tidak. Download buku Haruskah sulap yang bisa melihat berapa pendapatan anda sehari-hari. Apakah pendapatan itu memadai untuk anda melakukan penyicilan pinjaman. Ada lho bang yang tidak jadi memberikan pinjaman setelah melihat foto arus kas sih calon peminjam kurang baik. Selain itu buku ini juga menentukan berapa kira-kira kisaran pinjaman yang akan diloloskan oleh bank.

Bisnis di atas 2 tahun

Pada dasarnya bank lebih suka memberikan pinjaman kepada pengusaha yang usia bisnisnya sudah di atas 2 tahun. Kenapa karena pengusaha itu dinilai sudah siap dan stabil. Akan tetapi tidak selamanya tentang mematok seseorang sudah menjalankan bisnisnya selama 2 tahun. Orang yang baru memulai bisnis atau usia bisnisnya baru satu bulan pun bisa mengajukan pinjaman. Setiap orang yang akan melakukan pinjaman harus mempelajari terlebih dahulu Program pinjaman yang ada di bank tersebut. Cari bank yang memiliki Program pinjaman untuk UMKM. Dengan begitu pihak bank pasti akan menyediakan dana sesuai dengan kemampuan anda. Misalnya 5 juta sampai Rp50 juta. Semakin kita memahami program Bang ini semakin mudah pula kita menyiapkan diri untuk mengajukan pinjaman selanjutnya. Kebanyakan persiapan seseorang justru dia tidak tahu melalui program apa dia akan meminjam uang. Karena ketidaktahuan itulah ada orang meminjam di bank untuk tidak menyediakan pinjaman UMKM.

Jaminan

Jaminan adalah poin penting ketika akan mengajukan pinjaman. Memang benar ada program bank yang mengharuskan memakai jaminan dan ada yang tidak. Bila Anda memilih mengajukan pinjaman dengan jaminan usahakan jaminan tersebut Atas nama anda. Misalnya Anda akan meminjam uang Rp 50 jutadengan jaminan rumah. Rumah itu harus atas nama si peminjam. Bang kurang tertarik jika jaminan yang diajukan adalah nama saudara atau nama orang tua. Tapi jangan khawatir bila anda belum mempunyai tanah dan rumah adalah si pemilik jaminan untuk mengajukan pinjaman. Sehingga pinjaman akan diproses bank atas nama si pemilik pinjaman misalnya dalam hal ini orang tua anda. Namun begitu anda benar-benar sudah diberi izin oleh orang tua.

Karena hal seperti ini suatu saat bisa menjadi masalah. Apalagi anda mempunyai kakak atau saudara-saudara yang berhak atas tanah dan rumah tersebut. Jadi pastikan kalau jaminan itu tidak bermasalah. Selain itu bila anda memberikan jaminan tanah usahakan tanah itu sudah beserta bangunan atau rumah. Ini berhubungan dengan nilai jaminan. Bila hanya sebidang tanah nilai pinjaman yang akan diberi bank tidak maksimal. Bila hanya sebidang tanah nilai pinjaman yang akan diberikan tidak maksimal sebaliknya bila jaminan itu beserta bangunan pasti nilai jaminan nya pun sesuai dengan yang Anda ajukan.

Konsep bisnis

Ketika akan mengajukan pinjaman bank akan mewancarai anda mengenai bisnis tersebut. Usahakan saat mengajukan pinjaman anda sudah paham betul tentang bisnis tersebut. Artinya anda sudah tahu apa yang akan dijual. Bagaimana cara memproduksi nya siapa yang akan membeli produk Anda dan bagaimana cara anda menjualnya. Poin ini memang terkesan sepele tapi sangat penting untuk menunjang performa anda ketika mengajukan pinjaman ke bank. Selain itu jagalah penampilan anda saat Bang mewawancarai anda.

Berpakaian bersih menyiapkan konsep serta ramah adalah kunci sukses agar pihak bank mau mencairkan pinjaman. Ada orang yang secara bisnis sudah matang dan pendapatannya pun bagus. Akan tetapi ketika diwawancarai pihak bank bank tidak meloloskan pinjaman tersebut. Si peminjam tidak ramah dan mempunyai sifat yang kurang baik. Pertimbangan itulah akhirnya yang membuat pihak bank tidak memberikan pinjaman. Pasalnya orang seperti ini bisa berbohong kelak.

Kelengkapan

Saat mengisi formulir pinjaman dari pihak bank Anda akan disuruh mengisi kelengkapan seperti kartu keluarga KTP foto izin usaha foto tempat usaha (bila usaha sudah berjalan) dan lain-lain. Siapkan berkas-berkas yang diminta bank tersebut jauh-jauh hari. Coba lihat apakah KTP Anda masih berlaku atau tidak. Jangan remehkan hal-hal kecil seperti ini. Bila dokumen ini tidak dipenuhi maka bank tidak akan memberikan pinjaman.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mudah ditiru! Laporan usaha layak bank"

Posting Komentar